Thursday, September 20, 2007

Pelabuhan Ratu

Pelabuhan Ratu – Ombak tak pernah sama di mata orang.
Gelombang laut yang menghasilkan suara gemuruh itu selalu membuat kesan tersendiri. Ada yang kagum, ada pula yang penasaran. Orang yang takut pun juga ada. Biasanya, ketakutan mereka dikaitkan dengan sesuatu yang berbau mistik. Pastinya, hampir setiap orang terkesan ketika berjumpa dengan pantai yang berombak. Makin pas tersaji bersama keindahan panorama sekitar.

Pelabuhan Ratu dan Jakarta berjarak sekitar 130 kilometer. Anda takkan menyesali perjalanan yang cukup panjang untuk mencapai daerah menawan ini. Pantainya molek, makanan khas lautnya sungguh menggoda. Seorang ratu tentunya akan menikmati kunjungannya ke Pelabuhan Ratu seperti Anda juga, tentunya.

Tempat Bersantap
Pilihlah restoran yang menawarkan berbagai hidangan laut. Anda juga dapat memilih dan membeli ikan, udang, cumi, kepiting singkatnya, semua bahan mentah dari lautan, kemudian meminta restoran memasakkannya untuk Anda.

Yang Dapat Anda Lihat Atau Lakukan

* Berjalan menyusuri pantai
* Berenang
* Mengunjungi TPI Tempat Pelelangan Ikan untuk membeli hasil laut yang segar dengan harga murah
* Bermain-main di tepi pantai membangun istana pasir atau mengumpulkan kerang sungguh menyenangkan untuk dilakukan!
* Mengunjungi pemandian air panas Cisolok
* Berburu buah durian dan buah-buah tropis lainnya.

Di sana juga kita selain menikmati keadaan pantainya kita juga bisa menikmati keindahan sunset dari pantai Pelabuhan Ratu.
Seperti gambar di samping








* Beberapa tempat yang sering di kunjungi di Pantai Pelabuhan Ratu,diantaranya :


* Air Panas Cisolok, terletak 17 km barat daya Pelabuhan Ratu. Tempat ini terdapat sungai dengan mata air panas dengan letupan vulkanis. Di dekatnya terdapat air terjun dan perkebunan karet.







* Pantai Karang Hawu, terletak 20 km dari Pelabuhan Ratu. Pantai ini terdapat karang dengan beberapa lubang pada seperti tungku, yang disebut hawu oleh orang setempat. Di pantai ini dapat dilakukan olahraga selancar air.








* Gua Lalay, terletak 3 km dari Pelabuhan Ratu.

Gua ini merupakan rumah dari ribuan kelelawar.







* Wisata Alam
Arung jeram di Sungai Catih atau di Sungai Citarik,
yang berada 30 km

sebelah selatan Kota Sukabumi.






Yang tak kalah penting nya di Pelabuhan Ratu terdapat hotel yang sangat terkenal yaitu Samudra Beach Hotel.merupakan suatu hotel yang terdapat percis di bibir (pinggir) pantai Pelabuhan Ratu.konon disana juga terdapat satu kamar tempar beristirahatnya Ratu kidul(nyi roro kidul).
Berikut foto Hotel Samudra Beach Hotel (SBH).


»»  READMORE...

Friday, August 10, 2007

Kebun Raya Bogor

Sudah pernah ke Kebun Raya Bogor? Jika belum, sebaiknya Anda jadwalkan segera untuk mengunjungi tempat yang bersejarah dan memiliki koleksi tanaman langka tersebut. Kebun Raya Bogor (KRB) merupakan tempat yang cocok untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dan rekreasi sekaligus dalam satu tempat. Di sana juga terdapat perpustakaan, museum hewan, koleksi taman Anggrek, Istana Presiden dan pusat riset dan pengembangan biologi, serta ribuan koleksi spesies tanaman tropis yang dikelompokan sesuai dengan jenisnya, misalnya keluarga palem, bamboo, atau jahe yang jumlahnya sekitar 60 jenis dan juga pohon-pohon tua.


Bukan cuma tumbuhan besar saja yang ada di KRB, tetapi pepohonan yang kecil dan sedang dengan bunga-bunga indah pun ada. Di sana juga terdapat bunga Arnoldy rafllesia yang kesohor dengan sebutan bunga bangkai, ada juga bunga fragnant frangipani yang akarnya selalu keluar dari tanah serta bunga lily jawa yang sudah langka. Yang tak kalah menarik adalah adanya pohon besar yang sudah tua dijadikan rumah Kelelawar bergelantungan. Kita juga dapat melihat Bajing berloncatan dari satu pohon ke pohon lainnya.

Kemudian, tak jauh dari danau ada dua patung yang merupakan duplikat dari patung yang ada di Kopenhagen dan Stokholm, yakni Patung Putri Duyung dan Patung Tangan Tuhan, serta monumen Lady Raffles, istri Gubernur Jenderal Sir Stamford Raffles yang bernama asli Olivia Raffles yang dikenal sebagai Ibu Negara Jawa.

Pohon tertua di KRB adalah pohon Leci dari Cina. Ditanam dekat danau KRB pada tahun 1823 dan tetap disana hingga sekarang. Ada juga pohon Raja dari Kalimantan dan disebut seperti itu karena raja di Kalimantan suka mengoleksi tanaman tersebut untuk menarik lebah yang diambil madunya.

KRB berjarak lebih kurang 63 km dari Jakarta. Pengunjung dari Jakarta dapat menggunakan bus menuju Terminal Baranangsiang atau kereta ke Stasiun Bogor. Namun bagi Anda yang mengendarai mobil pribadi dapat melalui jalan Tol Jagorawi menuju Kota Bogor, begitu keluar pintu tol Bogor, melewati terminal baranangsiang, lalu ke arah jalan raya Pajajaran.


Adapun beberapa tanaman dan tempat yang ada di dalam Kebun Raya Bogor,diantaranya :


-- > Pintu masuk utama Kebun Raya Bogor







-- > Istana Presiden






-- > Bungan Bangkai 1 { Arnoldy rafllesia }








-- > Bungan Bangkai 2 { Arnoldy rafllesia }









-- > Taman dan Lamapanagan 1








-- > Taman dan Lamapanagan 2








-- > Tempat jual pernak - pernik









»»  READMORE...

Tuesday, August 7, 2007

» Taman Bunga Nusantara

Kalau ingin menyaksikan berbagai macam kembang aneh dan indah dari mancanegara, tak perlu pergi jauh-jauh ke negeri orang. Datang saja ke Taman Bunga Nusantara yang luas terhampar di kawasan menuju Puncak, Bogor.
Taman Bunga Ini, yang jaraknya sekitar 100 km dari Jakarta, atau 90 km dari Bandung, mengoleksi lebih dari 300 varietas bunga dari seluruh dunia.

Bunga bukan hanya keindahan. Namun ia adalah pelipur lara, penyejuk jiwa. Juga lambang persahabatan, keagungan, dan cinta. Karena itu, "Say it with flowers!" Bunga memang berjuta maknanya.
Anda dapat menyaksikan 10 buah taman bunga yang dibangun secara khusus di atas lahan 23 hektar. Taman-taman tersebut terlihat asri dan tradisional. Tumbuh-tumbuhan asal mancanegara mendominasi ke 10 tanam tersebut. Ini terlihat dari koleksi bunga-bunga yang tumbuh di taman tersebut.


Taman Bunga Nusantara yang luas totalnya 35 hektar terletak di sisi jalur menuju Puncak, Bogor, tepatnya di Desa Kawung Luwuk, Kecamatan Sukaresmi (Cipanas), Kabupaten Cianjur. Selain taman bunga yang luasnya 23 hektar, ada teman rekreasi, restoran, parkir, dan lain-lain.
Hanya dengan ‘’Rp 15.000,- per kepala’’, pengunjung dapat sepuas-puasnya mereguk keindahan dan keunikannya. Letaknya di sisi jalur menuju Puncak, Bogor, tepatnya di Desa Kawung Luwuk, Kecamatan Sukaresmi (Cipanas), Kabupaten Cianjur, Jawa Barat

Pengunjung taman bisa mengenal nama tanaman bunga (nama Latin, Indonesia, dan Inggris) melalui label kertas berlaminasi yang dipasang pada setiap tanaman.Terutama bagi para pelajar atau pun yang sedang penelitian.

Berikut beberapa gambar dan lokasi yang terdapat di Taman Bungan Nusantara, diantaranya :

» Taman Mediteranian dengan ciri khas, yucca dan kaktus









» Bunga-bunga yang manja ditempatkan di rumah kaca









» Sebagian besar koleksi TBN berupa bunga impor









» Jam taman karya teknisi Jepang, hanya ada 2 di dunia.









» Bunga kelelawar, salah satu jenis bunga indah dan aneh.












» Flame of Irian.












» Danau Angsa









» Hamparan Bunga






»»  READMORE...

Monday, August 6, 2007

Puncak { Bogor – Cianjur }

Puncak ---> suatu tempat dimna orang bisa merasakan keindahan alam seutuhnya.puncak jg merupakan suatu tempat beristirahat,terutama bagi kebanyakan orang2 jakarta dmna stelah 5 hari bekerja bisa menenangkan pikiran dr tadinya lelah bekerja menjadi tenang,damai dan menjadi lebih pres.

Puncak ---> merupakan tempat di mana kita bisa melihat keindahan kota bogor terutama pada malam hari.Pada sore hari juga kita bisa bersantai di sana sambil melihat sunset.
Pada malam hari selain melihat kota bogor dari puncak sana, kita juga bisa sekalian mampir di warung2 pinggir jalan sambi menikmati beberapa hidangan makanan,diantaranya jagung bakar.
Sambil kita santai bersama keluarga ataupun yang bawa pasangan.
Kalo kita enggan pulang di sana jug aterdapat banyak vila – vila dari mulai harga paling murah sampai harga yang mahal juga ada.
Di puncak sana juga terdapat mesjid yang limayan cukup terkenal juga,yaitu mesjid At-taun.
Biasanya di mesjid itu lah orang2 pada beristirahat sambil setelah melakukan solat sambil melihat jalan yg berliku dan keindahan kota bogor.
Ini adalah gambar mesjid At-tau'un,:















Berikut gambar - gambar yang terlihat dari puncak :







»»  READMORE...

Thursday, July 12, 2007

Pesona Luar Biasa Pesisir Selatan

Pantai Ujung Genteng memiliki karakteristik umumnya
pantai selatan Pulau Jawa.
Terletak di selatan Sukabumi, Jawa Barat, pantai ini jauh berbeda jika dibandingkan dengan Pelabuhan Ratu yang terkenal rawan dan sering merenggut korban jiwa karena ombaknya yang ganas.
Pantai Ujung Genteng yang juga menghadap bebas ke Samudera Hindia.
Namun, ombaknya yang besar tak membahayakan pelancong yang gemar bermain-main di laut. Ombak besar dari tengah samudera lebih dulu pecah berserak lantaran terhalang gugusan karang laut di depan bibir pantai.Untuk lebih jelas berikut ulasan mengenai keadaan pantai Ujug Genteng dan perjalannya.

Untuk mencapai Ujung Genteng --yang berjarak sekitar 220 kilometer dari Jakarta atau 230 kilometer dari kota Bandung-- relatif mudah. Waktu tempuhnya sekitar enam atau tujuh jam perjalanan bermobil. Selain jalannya cukup mulus juga terdapat beberapa jalur alternatif yang dapat dilalui menuju tempat tujuan. Angkutahn umum yang tersedia pun cukup memadai.
Perjalanan dari arah Jakarta selepas tol Jagorawi lumayan menuntut kesabaran, lebih-lebih pada akhir pekan. Jalur Ciawi-Sukabumi yang dipadati armada angkutan umum selalu rawan macet. Jalur alternatif baru tersedia di Parung Kuda menjelang Cibadak. Di sini ambil jalan ke kanan arah Cikidang langsung nyampe ke Pelabuhan Ratu.Dari Pelabuhan Ratu jarak ke Ujung Genteng masih lumayan jauh, sekitar 85 kilometer. Jarak itu butuh waktu tempuh antara satu dan dua jam perjalananJika mobil Anda berkategori dengan perlengkapan off road yang memadai, bertualang ke arah Ciracap Ciemas layak dipilih. Arah ini tak melewati Jampang Kulon. Lima kilo meter menjelang memasuki Ujung Genteng di kiri kanan jalan ini terdapat perkebunan kelapa. Pemandangan petrani sesang nira pun lazim terlihat. Bila sempat singgah bahkan bisa langsung menyaksikan kegiatan petani setempat membuat gula merah.
Di Ujung Genteng inilah kita dapat menikmati alam dengan pantai yang indah, aman, dan nyaman. Anak-anak boleh berenang di laut sepuasnya. Air laut yang jernih --sehingga memungkinkan memandang sekumpulan ikan berwarna-warni di sela-sela batu karang-- menandakan betapa alaminya lingkungan Ujung Genteng. Disana juga kita bisa melihat habitat kura-kura berkembang biak. Lokasinya tak jauh dari gubuk penginapan, sekitar satu kilometer ke arah utara, tepatnya di Desa Pangumbahan. Sebetulnya ada tempat serupa, yakni di Desa Ujungan dan Desa Citireum, namun kebanyakan wisatawan lebih suka mengunjungi Desa Pangumbahan. Antara Ci Buaya dan Pangumbahan juga terdapat pantai yang sering digunakan oleh orang-orang Prancis untuk berselancar air.

Mungkin itu sekilas gambaran mengenai daerah Ujung Genteng & perjalannya.Untuk lebih jelas berikut poto keadaan pantai ujung genteng pada sore hari menjelang malam.

Sumber : www.republika.co.id

Keadaan Pantai Ujung Genteng pada sing menjelang sore -- > sore menjelang malem.




















Terdapat gambar Vila - vila {penginapan} yang terdapat di Pantai Ujung Genteng, diantaranya :

























Robby Edol { purwasedar }
»»  READMORE...

Kata Pengantar

Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih kepad Allah SWT yang telah memberi kelancaran dalam pembuatan blog ini serta temen – temen semua yang telah mendukung terciptanya blog ini..
Saya berharap blog ini dapat berguna bagi saya ataupun orang yang membacanya.

Dengan adanya blog ini mudah - mudahan kita dapat berkomunikasi dengan mudah antar teman, yang merupakan salah satu alat komunikasi bisnis.
Akhirnya sekali lagi saya ucapkan bayak terimakasih atas dukungan teman-teman semua.

Google

Dengan meng " KliK " yang di bawah berarti telah membantu indonesia hijau kembali